Wednesday, December 3, 2014

Kurt Cobain Tertarik Mempelajari Islam?

Kurt Cobain adalah lagenda dalam dunia muzik dunia. Muzik grunge yang diciptakannya hanya dengan tiga chords dengan lirik yang ringkas namun dia tegas menyuarakan anti-kemapanan dan juga menghapuskan dominasi muzik pop Michael Jackson selama 20 tahun. Pada tahun 1990, Jacko mengeluarkan album Dangerous namun jualannya jauh di bawah jangkaan kerana Nirvana, kumpulan muzik Kurt bersama Dave Grohl dan Chirs Novoselic dengan album Nevermind menyapu semua yang ada ketika itu.

Kurt juga salah seorang tokoh yang menjadi idola dan inspirasi untuk peminatnya. Kurt yang terkenal dengan kalimat "if I die, I'LL go to heaven cos in my life I live in hell," ketika bunuh diri, ia diikuti beberapa orang peminat fanatiknya.

Sehingga hari ini peminat fanatiknya masih ramai, 'taat' dan setia. Mereka percaya bahawa kematian Kurt Cobain sehingga sekarang masih belum diselesaikan dan kekal menjadi mister.

Di salah sebuah web, pernah tertulis mengenai surat terakhir yang ditemui oleh polis tempatan yang dikatakan ditulis oleh Kurt Cobain masih mencurigakan. Doktor tempatan merumuskan tulisan tersebut adalah tulisan yang menggunakan tangan kanan. Semua orang tahu, Kurt Cobain adalah seorang yang kidal.

Di laman web yang sama juga diceritakan pada tahun terakhir sebelum dia mati, sebenarnya Kurt Cobain dalam keadaan sihat dan sedang menjalani proses terapi bagi mengelak bergantung kepada ubat terlarang. Di masa lapang, sebenarnya Kurt Cobain selalu merenung dan tidak buat kacau. Dia lebih banyak mengurung diri di suatu tempat dan senyum kepada semua orang.

Perkara yang menjadikan semua orang-orang di sekitarnya terkejut adalah apabila Kurt Cobain tertarik mempelajari Islam. Perkara ini yang disembunyikan oleh pihak Isteri dan ahli kumpulan Nirvana yang lain. Mungkin ini yang menyebabkan orang-orang di sekitarnya "membencinya", bahkan mungkin ini faktor penyebab kematian Kurt Cobain.

Misteri Kematian Kurt Cobain tidak sampai di situ. Kononnya jenazahnya saja masih belum jelas sama ada ditanam atau dibakar.

Inilah isi catatan terakhir yang katanya ditulis Kurt Cobain sebelum dia diberitakan

“To Boddah”

Speaking from the tongue of an experienced simpleton who obviously would rather be an emasculated, infantile complain-ee. This note should be pretty easy to understand. All the warnings from the punk rock 101 courses over the years, since my first introduction to the, shall we say, the ethics involved with independence and the embracement of your community has proven to be very true. I haven’t felt the excitement of listening to as well as creating music along with reading and writing for too many years now.

I feel guilty beyond words about these things. For example when we’re backstage and the lights go out and the manic roar of the crowd begins, it doesn’t affect me the way in which it did for Freddie Mercury, who seem to love, relish in the love and adoration from the crowd, which is somehting I totally admire and envy. The fact is, I can’t fool you, any one of you. It simply isn’t fair to you or me. The worst crime I can think of would be to rip people off by faking it and pretending as if I’m having 100% fun.

Sometimes I feel as if I should have a punch-in time clock before I walk out on stage. I’ve tried everything within my power to appreciate it (and I do, God believe me I do, but it’s not enough). I appreciate the fact that I and we have affected and entertained a lot of people. I must be one of those narcissists who only appreciate things when they’re gone. I’m too sensitive. I need to be slightly numb in order to regain the enthusiasm I once had as a child. On our last 3 tours, I’ve had a much better appreciation for all the people I’ve known personally and as fans of our music, but I still can’t get over the frustration, the guilt and empathy I have for everyone. There’s good in all of us and I think I simply love people too much, so much that it makes me feel too fucking sad. The sad little sensitive, unappreciative, Pisces, Jesus man. Why don’t you just enjoy it? I don’t know! I have a goddess of a wife who sweats ambition and empathy and a daughter who reminds me too much of what I used to be, full of love and joy, kissing every person she meets because everyone is good and will do her no harm.

And that terrifies me to the point where I can barely function. I can’t stand the thought of Frances becoming the miseraable, self-destructive, death rocker that I’ve become. I have it good, very good, and I’m grateful, but since the age of seven, I’ve become hateful towards all humans in general. Only because it seems so easy for people to get along and have empathy. Only because I love and feel sorry for people too much I guess. Thank you all from the pit of my burning, nauseous stomach for your letters and concern during the past years. I’m too much of an erratic, moody, baby! I don’t have the passion anymore, and so remember, it’s better to burn out then to fade away. Peace, Love, Empathy. Kurt Cobain.

Frances and Courtney, I’ll be at your altar

Please keep going Courtney,

for Frances.

for her life will be so much happier

without me. I LOVE YOU. I LOVE YOU

*Diterjemahkan oleh Detik Islam dari sumber islampos.com

0 Responses to “Kurt Cobain Tertarik Mempelajari Islam?”




Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
p/s: Jika ada diantara blogger yang ingin bertukar pautan link dengan detikislam.blogspot.com, boleh lah pm di facebook admin.

Juga kepada blogger-blogger yang telah membuat pautan link detikislam di blog masing-masing tetapi admin masih tidak meletakkan pautan link blog saudara saudari, minta pm juga di facebook admin. Sekian, Terima Kasih

Blog's stats Jumaat 30.12.2011 bersamaan 4 Safar 1433

Back To Top
Profile Picture
©1433 Hakcipta Tak Terpelihara
Anda digalakkan untuk mengambil apa-apa bahan di dalam laman ini untuk tujuan penyebaran, tanpa perlu memberitahu kepada pihak kami. Anda digalakkan untuk memaparkan sumber asal bahan tersebut.
E-mel :@gmail.comatau Facebook :www.facebook.com/blogdetikislam