Friday, November 19, 2010

Semut dari Mars?

Semut spesies baru yang ditemui di hutan Amazon ini hidup di bawah tanah dan buta selama hidupnya. Para saintis yang menemuinya pasti semut tersebut masih keturunan langsung semut purba yang pertama kali menghuni Bumi.


Seorang mahasiswa program studi biologi evolusi Universitas Texas, AS, Christian Rabeling, menemuinya pertama kali di hutan hujan Empresa Brasileira de Pasquisa Agropecuaria di Manaus, Brazil, tahun 2003. Ia adalah satu-satunya koloni semut yang hidup di bekas pohon yang membusuk di dalam tanah.

Maka, pantas kalau penemunya memberi nama Martialis heureka yang ertinya semut dari Mars saking unik dan anehnya. Semut tersebut tak lagi menggunakan indera penglihatan dan tak memerlukan pigmen atau pewarna tubuh karena telah beradaptasi dengan lingkungan yang gelap gelita. Sebagai gantinya, ia memiliki tubuh memanjang dan capit yang panjang yang diduga untuk meraba dan menangkap mangsa.

Martialis heureka tidak hanya tercatat sebagai spesies baru, tapi juga membentuk kumpulan genus tersendiri, bahkan subfamili baru. Subfamili terkini ditemui pada tahun 1967. Saat ini semut terbagi dalam 21 subfamili.

Sampel DNA yang diambil dari kakinya menunjukkan bahawa semut dari Mars menempati pangkal pohon evolusi semut. Dari sifat genetikanya, semut diperkirakan mulai muncul sejak 120 juta tahun lalu dari nenek moyang yang sama dengan tawon. Para ilmuwan meyakini semut segera tersebar ke dalam habitat yang berbeza-beza, di tanah, dedaunan, dan sebagainya.

"Penemuan ini menyokong pendapat bahawa semut predator yang buta dan hidup di dalam tanah muncul di awal evolusi," ujar Rabeling. Meski demikian, hal tersebut bukan bererti nenek moyang semut buta dan hidup di tanah. Namun, saat mulai berevolusi, semut telah beradaptasi dengan lingkungan tanah hutan tropika.

Rabeling mengatakan, Martialis heureka memberi petunjuk bahawa rahsia evolusi semut mungkin masih tersembunyi di balik hutan hujan tropika. Penemuan yang dilaporkan dalam jurnal Proceedings of the National Academy of Sciences ini juga memberikan maklumat baru untuk mempelajari lebih mendalam keragaman hayati serangga, khususnya semut.

1 Responses to “Semut dari Mars?”




Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
p/s: Jika ada diantara blogger yang ingin bertukar pautan link dengan detikislam.blogspot.com, boleh lah pm di facebook admin.

Juga kepada blogger-blogger yang telah membuat pautan link detikislam di blog masing-masing tetapi admin masih tidak meletakkan pautan link blog saudara saudari, minta pm juga di facebook admin. Sekian, Terima Kasih

Blog's stats Jumaat 30.12.2011 bersamaan 4 Safar 1433

Back To Top
Profile Picture
©1433 Hakcipta Tak Terpelihara
Anda digalakkan untuk mengambil apa-apa bahan di dalam laman ini untuk tujuan penyebaran, tanpa perlu memberitahu kepada pihak kami. Anda digalakkan untuk memaparkan sumber asal bahan tersebut.
E-mel :@gmail.comatau Facebook :www.facebook.com/blogdetikislam