Sunday, May 4, 2014

Hikmah Yang Terkandung Pada Perbuatan Diam

Bagi mereka yang beriman, lidah yang dikurniakan oleh Allah itu tidak digunakan untuk berbicara sesuka hati dan sia-sia. Sebaliknya digunakan untuk mengeluarkan mutiara-mutiara yang berhikmah. Oleh itu, diam adalah benteng bagi lidah manusia daripada mengucapkan perkataan yang sia-sia. Misalnya, berkata-kata dan kemampuan berbicara di depan khalayak umum menjadi sebuah keperluan kerana kita memiliki fungsi sebagai makhluk sosial dengan kebiasaan berinteraksi antara mereka. Untuk kepentingan itu, berkata-kata adalah sebuah jalan sikap yang harus diambil. Lalu bagaimana dengan diam?

Sama halnya, diam memiliki faedah dan syarat kondisionalnya tersendiri. Yang penting adalah kita mengetahui waktu-waktu yang tepat untuk mengambil diam sebagai sikap ketika berinteraksi dengan orang lain. Diam bahkan boleh menjadi kebiasaan efektif yang bila diterapkan dalam diri, ia akan membuat kita menjadi lebih produktif. Iaitu dengan membiasakan diam dan mendengar daripada berbicara dengan memperbanyakkan kerja.

Hikmah Yang Terkandung Pada Perbuatan Diam: 
  1. Sebagai ibadah tanpa bersusah payah.
  2. Menjadi perhiasan tanpa berhias.
  3. Memiliki kehebatan tanpa kerajaan.
  4. Membina benteng tanpa pagar.
  5. Mempunyai kekayaan budi tanpa meminta maaf kepada orang.
  6. Memberi istirehat bagi kedua Malaikat pencatat amal.
  7. Menutupi segala aib dan masalah.


Antara hadis mengenai kelebihan diam bermaksud, "Barangsiapa yang banyak perkataannya, nescaya banyaklah silapnya. Barangsiapa yang banyak silapnya, nescaya banyaklah dosanya. Dan barangsiapa yang banyak dosanya, nescaya neraka lebih utama baginya." - Riwayat Abu Nuaim dalam Hilyatul Auliya'

Bersikap diam juga suatu kebijaksanaan dan keadilan, ilmu dan pengetahuan bahkan ada yang menyebutnya merupakan media pendidikan yang sangat bagus dan telah teruji. Rasulullah S.A.W pernah menasihati Abu Zar R.A, "Hendaknya engkau lebih baik diam, sebab diam itu menyingkirkan syaitan dan penolong bagimu dalam urusan agamamu." - Musnad Imam Ahmad

*Dipetik dari artikel "Apa Yang Rasulullah Ajar Tentang Diam?" sumber www.tarbawi.my

1 Responses to “Hikmah Yang Terkandung Pada Perbuatan Diam”




Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
p/s: Jika ada diantara blogger yang ingin bertukar pautan link dengan detikislam.blogspot.com, boleh lah pm di facebook admin.

Juga kepada blogger-blogger yang telah membuat pautan link detikislam di blog masing-masing tetapi admin masih tidak meletakkan pautan link blog saudara saudari, minta pm juga di facebook admin. Sekian, Terima Kasih

Blog's stats Jumaat 30.12.2011 bersamaan 4 Safar 1433

Back To Top
Profile Picture
©1433 Hakcipta Tak Terpelihara
Anda digalakkan untuk mengambil apa-apa bahan di dalam laman ini untuk tujuan penyebaran, tanpa perlu memberitahu kepada pihak kami. Anda digalakkan untuk memaparkan sumber asal bahan tersebut.
E-mel :@gmail.comatau Facebook :www.facebook.com/blogdetikislam