Monday, February 8, 2016

Freemason, Hanya Dibentuk oleh 9 Orang

sejarah freemason 
 
FREEMASON terdiri dari dua kata, 'free "' dan" mason ". Free artinya merdeka dan mason artinya tukang bangunan. Freemason bermakna tukang bangunan yang merdeka. Freemason adalah organisasi Yahudi Antarabangsa yang tidak ada hubungannya dengan tukang-tukang bangunan yang terdapat pada abad-abad pertengahan.

Freemason di atas juga tidak ada hubungannya dengan kegiatan pembangunan kapal atau gereja besar seperti yang banyak diduga oleh sebahagian orang.

Tetapi pertubuhan Freemason ini selalu bekerja untuk menghancurkan kesejahteraan manusia, merosakkan kehidupan politik, ekonomi dan sosial di negara-negara yang ditempatinya. Juga berusaha merosakkan bangsa dan pemerintahan non-Yahudi (Goyim, pen.)

Tujuan akhir dari gerakan Freemason adalah mengembalikan bangunan Haikal Sulaiman1) yang terletak di Masjidil Aqsa, daerah
Al-Quds yang diduduki Israel, mengibarkan bendera Israel serta mendirikan pemerintahan Zionis Antarabangsa, seperti yang diterapkan dalam Protokol para cendekiawan Zionis.

Buku Protokol ini mengandungi langkah-langkah yang telah ditetapkan oleh para hakhom, nota pembicaraan yang dilakukan di dalam tiap rapat mereka, serta mengandungi dua puluh empat bahagian (ayat) yang merangkumi rancangan politik, ekonomi dan kewangan, dengan tujuan menghancurkan setiap bangsa dan pemerintahan non -Yahudi serta menyiapkan jalan penguasaan bagi orang-orang Yahudi terhadap dunia antarabangsa.

Seorang hakhom bernama Ishaq Weis2 di dalam majalah Israel-Amerika mengatakan: "Freemason menurut sejarahnya, derajat dan pengejarannya merupakan sebuah yayasan Yahudi. Kata-kata laluan dan upacara ritual yang ada di dalam Freemason dari A sampai Z-nya adalah berjiwa Yahudi. "

Freemason adalah nama baru dari gerakan rahasia yang dibuat oleh sembilan orang Yahudi di Palestin pada tahun 37 M, yang dimaksudkan sebagai usaha untuk melawan agama Masehi, pemeluk-pemeluknya dengan cara pembunuhan orang per orang.

Kemudian datanglah Islam menghadapi gerakan rahsia ini sebagaimana agama Masehi dahulu menghadapi kekuatan tersebut yang menggunakan senjata yang sama. Freemason meletakkan dirinya sebagai musuh terhadap agama Masehi mahupun agama Islam. Pada tahun 1717 M gerakan rahsia ini melangsungkan seminar di London di bawah pimpinan Anderson.

la secara formal menjabat sebagai kepala gereja Protestan, tetapi pada hakikatnya adalah seorang Yahudi.

Dalam seminar inilah gerakan rahasia tersebut memakai nama Freemason sebagai nama barunya. Freemason terbahagi ke dalam tiga jenjang:

1) Freemason Simbolik Umum,
2) Freemason Kerajaan (Royal),
3) Freemason Alam Semesta.
 
*sumber https://www.islampos.com

Sunday, February 7, 2016

Pola Propaganda Freemason

 Freemasons_kerajaan
 
CIEVEL, di dalam bukunya "Sejarah Freemason" berkata, "Jika saudara-saudara kita sesama ahli Freemason ingin memasukkan seseorang ke dalam kumpulan kita, maka mereka harus dapat memberikan suatu gambaran yang baik dengan mengatakan kepadanya, bahwa perkumpulan ini merupakan suatu organisasi sosial yang bertujuan untuk meningkatkan kemajuan.
 
"Para anggotanya hidup dalam persaudaraan yang dipenuhi dengan kecintaan dan persamaan. Tanah air seorang Freemason adalah seluruh dunia ini. Di tempat mana pun seorang ahli Freemason berada, pasti ia akan berjumpa dengan saudara-saudaranya yang saling berlumba untuk menghormatinya dan menolongnya selama mereka itu tahu bahawa yang bersangkutan adalah anggota organisasi mereka.
 
"Perlakukan semacam ini semata-mata untuk kepentingan syi'ar rahsia dan keakraban yang berlaku pada keluarga Freemason. Mereka harus berkata kepada setiap orang sesuai dengan keadaan yang bersangkutan, tahap berfikirnya dan minatnya, agar mereka berjaya menarik seseorang sesuai dengan selera yang bersangkutan dan mereka boleh menarik orang tersebut ke dalam Freemason melalui kesenangannya.
 
"Jika mereka melihat seseorang yang menonjol dan berusaha untuk mengetahui hal-hal rahsia Freemason, maka mereka hendaklah mengatakan kepadanya bahawa di dalam Freemason terdapat rahasia-rahasia yang tidak akan diketahui oleh pihak luar.
 
"Jika mereka mencari seseorang yang menginginkan kemewahan, maka hendaklah mereka mengatakan kepadanya bahawa di dalam Freemason terdapat pesta-pesta yang glamour dengan perkhidmatan gadis-gadis cantik dan makan di restoran-restoran mewah. Semua ini disediakan demi mengukuhkan rasa cinta dan persahabatan, yang menjadi kepercayaan bersama.
 
"Jika mereka memasukkan orang-orang dari kalangan industri dan perdagangan ke dalam Freemason, maka hendaklah mereka meyakinkan, bahawa pertubuhan Freemason akan memberikan keuntungan, keleluasaan kerja dan memperbanyak cabang-cabang usaha mereka. Dan selanjutnya untuk orang-orang lain silahkan anda mengadakan kejuruteraan sendiri.
 
"Setiap anggota Freemason di dalam menghadapi setiap orang harus dapat menyampaikan alasan dan keterangan-keterangan sesuai dengan keadaan lawan bicaranya, pekerjaannya, tahap pemikirannya dan minatnya, sehingga yang bersangkutan mempunyai rasa tertarik kepada sesuatu hal yang lebih sesuai dengan keadaan yang dihadapinya."
 
*sumber https://www.islampos.com

Saturday, February 6, 2016

George bin Todzira, Hidayah Datang Ketika di Medan Perang

George bin Todzira, Hidayah Datang Saat di Medan Perang
Memang hidayah itu istimewa. Ia mahal dan berharga. Kedudukan dan status sosial bukanlah ukuran mendapatkannya. Gelimang harta bukanlah cara boleh mendapatkannya. Kadang-kadang, ia pun datang di saat yang tak disangka. Ia datang pada saat yang menyeru mungkin sudah putus asa. Ia datang, kadang di saat musibah. Dan ia datang ketika permusuhan sudah mencapai kemuncaknya.

Seperti kisah George Todzira. Hidayah datang padanya justru saat dia tengah siap berperang.

George bin Todzira adalah panglima pasukan Bizantium. Di Perang Yarmuk, ia memimpin pasukan Roma, berperang menghadapi umat Islam yang dipimpin oleh Khalid bin al-Walid radhiallahu 'anhu. Sebelum pecah pertempuran, berlaku kejadian yang menarik. George berdialog dengan Khalid hingga ia memeluk Islam dan berpindah posisi menjadi pasukan kaum muslimin.

Dalam keadaan demikian, bayangkan apa yang dirasakan pasukan Rom Byzantine pada masa itu? Tentu moral pertempuran mereka kaget dan mengendur. Dan pastinya, George adalah orang pertama yang hendak mereka bunuh.

Ketika pasukan tengah bertemu, George memanggil Pedang Allah, Khalid bin al-Walid. Khalid pun keluar dari pasukan, dan Abu Ubaidah menggantikan kedudukannya. Di tengah ribuan pasukan, kedua-dua panglima perang itu berdiri berhadap-hadapan. Hingga leher tunggangan mereka bertautan.

George berkata, "Wahai Khalid, jawablah pertanyaanku dengan jujur. Jangan berbohong, kerana orang yang merdeka tidak pantas berbohong. Jangan pula kau tipu aku, kerana orang yang mulia tidak akan menipu ". George meneruskan, "Apakah Allah menurunkan pedang dari langit kepada Nabi kalian, lalu ia memberikannya kepadamu? Kemudian tidaklah pedang itu berjumpa dengan suatu kaum, kecuali ia berjaya mengalahkannya?

"Tidak", jawab Khalid singkat.

"Lalu mengapa engkau disebut dengan saifullah (Pedang Allah)?" Tanya George yang benar-benar mahukan jawapan.

Khalid menjawab, "Sesungguhnya Allah ﷻ mengutus Nabi-Nya ke tengah-tengah kami. Ia berdakwah kepada kami, namun kami semua lari tak mengendahkannya. Lalu sebagian kami ada yang membenarkan dakwahnya dan mengikutinya. Sementara yang lain menjauhi dan mendustakannya. Aku termasuk orang yang menjauhi, mendustakan, dan memeranginya. Setelah itu, Allah memberi hidayah kepada kami. Kami pun mengikuti ajarannya. Ia berkata kepadaku, 'Engkau adalah pedang di antara pedang-pedang Allah yang ia hunuskan kepada orang-orang musyrik. Ia mendoakanku dengan kemenangan. Lalu melaqobiku dengan saifullah. Dari situlah, aku menjadi orang yang paling keras permusuhannya terhadap orang-orang musyrik ".

"Engkau telah jujur ​​kepadaku", sambut George memberi respons kepada penjelasan Khalid.

Lalu ia kembali bertanya kepada Khalid, "Wahai Khalid, beri tahu aku, apa engkau serukan padaku?"

"Kepada persaksian bahwasanya tidak ada Tuhan yang berhak disembah kecuali Allah dan Muhammad adalah hamba dan Rasul-Nya. Dan meyakini bahawa apa yang ada padanya (wahyu) adalah dari sisi Allah "Khalid menerangkan risalah Islam kepada George.

"Kalau orang tidak menerima seruan kalian itu?" Tanya George.

"Jizyah memastikan mereka", jawab Khliad.

"Bagaimana kalau mereka tidak mahu menyerahkannya (jizyah)? tanya George.

"Kami perangi mereka", jawab Khalid

"Bagaimana kedudukan orang-orang yang menerima seruan kalian?" Tanya George.

"Kedudukan kami sama (setara) dalam kewajiban-kewajiban yang Allah perintahkan kepada kami. Baik orang yang mulia atau orang biasa. Baik yang awal (memeluk Islam) dan yang terakhir ", jawab Khalid.

George kembali mengajukan soalan, "Adakah orang yang hari ini memeluk Islam wahai khalid- sama pahala dan ganjarannya?"

"Iya, bahkan boleh jadi lebih utama", jawab Khalid.

Dengan nada heran, George kembali bertanya, "Bagaimana bisa ia sama dengan kalian, padahal kalian lebih dulu memeluk Islam?"

"Kami memeluk Islam dan berbaiat kepada nabi kami, di saat kami menjumpainya. Datang padanya kabar-kabar tentang kitab-kitab, lalu ia memperlihatkan tanda-tanda (kebesaran Allah) pada kami. Orang yang melihat apa yang kami lihat dan mendengar apa yang kami dengar membenarkannya, berislam, dan membaiatnya. Adapun kalian, kalian belum pernah menjumpai apa yang kami jumpai. Belum pernah mendengar apa yang kami dengar berupa mukjizat dan hujjah. Kalau kalian memeluk Islam dengan tulus dan sebenar-benarnya. Tentu lebih baik daripada kami. "Jawab Khalid berusaha menghuraikan kekeliruan George.

"Demi Allah, engkau berkata jujur, tidak hendak tipu aku, dan tidak berpura-pura padaku kan?" Tanya George berusaha mendapatkan jawapan yang pasti.

Khalid menjwab, "Demi Allah, aku telah berucap jujur ​​padamu. Aku tidak berkepentingan apa-apa jua padamu atau salah seorang dari kalian. Sesungguhnya Allah menjadi saksi atas apa yang engkau tanyakan padaku. "

George berkata, "Engkau telah jujur ​​padaku." Pada masa itu, George yang masih dalam persiapan berperang mula luluh hatinya tatkala mendengar penjelasan dan seruan Khalid bin al-Walid radhiallahu 'anhu. Hatinya bergetar dan cenderung kepada Khalid. Kemudian, di tengah medan perang dan posisi siap berperang, George mengucapkan perkataan yang mengejutkan, "Ajarkanlah aku tentang Islam", pintanya.

Lalu Khalid mengajaknya ke khemahnya. Menyediakan air untuknya bersuci. Kemudian George menunaikan solat dua rakaat. George telah memeluk Islam. Khalid bin al-Walid dan para sahabat Nabi memberikan teladan bahawa berangkat ke medan perang bukanlah semata-mata untuk membunuh orang. Tapi tujuan utamanya adalah memberikan hidayah. Inilah bezanya jalan para sahabat dengan orang-orang yang terlibat aksi terorisme. Tujuan mereka membunuh, bukan memberi hidayah.

Keluar dari Bizantium dengan permusuhan yang memuncak dan memimpin pasukan untuk memerangi Islam dan kaum muslimin, ternyata saat itulah hidayah datang kepadanya. Oleh kerana itu, janganlah kita berputus asa. Sebagaimana Khalid masih mengharapkan hidayah kepala pasukan yang hendak membunuh dan memeranginya.

George berbalik kedudukan. Ia berdiri di sebelah Khalid untuk memerangi tentera Byzantine. Dalam perang itu ia menderita luka parah dan menemui syahidnya di medan Yarmuk. Setelah berislam, ia hanya satu kali melakukan solat, dan sujud dalam dua rakaat. Kemudian ia gugur di medan jihad.

Benarlah apa yang Khalid ucapkan, boleh jadi orang yang baru memeluk Islam dan sedikit amalnya lebih unggul berbanding orang yang terlahir sebagai seorang muslim. George hanya menunaikan satu kali solat dalam hidupnya, namun dia mendapat kemuliaan jihad di jalan Allah. Menjemput kematian sebagai seorang syuhada, insya Allah.


*sumber https://kisahmuslim.com

Friday, February 5, 2016

Rahsia Hafalan Dr Zakir Naik

 
 
Di depan beribu-ribu orang, seorang perempuan bernama Wanda mengajukan soalan kepada Dr Zakir Naik: bagaimana cara Dr Zakir Naik menghafal sehingga hafalannya terhadap Al Quran maupun kitab agama lain- sangat luar biasa.
 
"Apakah ada disebutkan hafalan yang lebih baik?" Tanyanya.
 
Jawapan Dr Zakir Naik
 
Saudari ini bertanya bahawa hafalanku sangat luar biasa dan ini adalah pemberian Allah Subhanahu wa Ta'ala. Apakah ada ayat Al-Quran yang membicarakan tentang hafalan?
 
Selama ini orang-orang bertanya padaku, apakah rahsianya? Apakah engkau mempunyai cip komputer? Apa rahsianya?
 
Rahsianya ada di dalam Al Quran (Dr Zakir Naik sambil mengangkat mushaf).
Dalam latihan program dakwah yang aku ajarkan pada murid-murid saya, saya sebutkan ada tiga hal yang perlu diperhatikan.
 
Yang pertama, disebutkan dalam Quran surat Ali Imran ayat 160 bahawa "Jika Allah menolong kamu, maka tidak ada orang yang dapat mengalahkanmu. Jika Allah membiarkanmu, maka siapakah gerangan yang dapat menolong kamu selain dari Allah. Kerana itu hendaklah kepada Allah saja orang-orang mukmin bertawakal. "
 
Jadi yang pertama, bertawakal kepada Allah.
Yang kedua, disebutkan dalam Surat Al Ankabut ayat 69. "Jika kamu berjihad untuk (mencari keridhaan) Allah, Allah akan benar-benar menunjukkan kepadamu jalan-Nya."
 
Jadi yang kedua adalah kerja keras.
Dan yang ketiga, Allah berfirman dalam surat Al Anbiya ayat 7 dan surat An Nahl ayat 43. "Maka bertanyalah kepada ahli ilmu jika kamu tidak mengetahui."
Yang ketiga bersifat teknikal.
 
Teknik yang kami cuba dalam latihan program dakwah kami, orang-orang bertanya padaku, "Zakir, apa tekniknya?" Aku katakan ada tiga teknik terpenting dan yang pertama adalah beriman kepada Allah. Nombor satu adalah beriman kepada Allah. Dan semua teknik ilmu anda yang ada di dunia, kamu tahu berapa banyak muridku yang bergelar MBA dengan teknik menghafal segi tiga dan dalaman. Aku tidak mengetahui teknik-teknik seperti teknik segitiga dan segala bentuknya.
 
Pada awalnya mereka adalah murid yang baik kemudian akhirnya mereka kembali lagi ke bawah.
 
Allah Subhanahu wa Ta'ala penolong terbaik melebihi dari bentuk apapun atau teknik segitiga dan apapun bentuknya.
 
Bagaimana cara mendapat pertolongan Allah? yaitu jika kamu berjuang di jalan-Nya. Kamu berjuang di jalan-Nya nescaya kamu mendapat kejayaan.
Dalam latihan kami, aku mengajar murid menghafal surat dan ayat ini, bagaimana ceramah dan menguruskan tanya jawab. Dan sebelum aku memulakan ceramah, aku selalu membaca doa sebagaimana dalam Surat Thaha ayat 25-28. Yang artinya, "" Ya Tuhanku, lapangkanlah untukku dadaku, dan mudahkanlah untukku urusanku, dan lepaskanlah kekakuan dari lidahku, supaya mereka mengerti perkataanku "
 
*sumber http://bersamadakwah.net




Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
p/s: Jika ada diantara blogger yang ingin bertukar pautan link dengan detikislam.blogspot.com, boleh lah pm di facebook admin.

Juga kepada blogger-blogger yang telah membuat pautan link detikislam di blog masing-masing tetapi admin masih tidak meletakkan pautan link blog saudara saudari, minta pm juga di facebook admin. Sekian, Terima Kasih

Blog's stats Jumaat 30.12.2011 bersamaan 4 Safar 1433

Back To Top
Profile Picture
©1433 Hakcipta Tak Terpelihara
Anda digalakkan untuk mengambil apa-apa bahan di dalam laman ini untuk tujuan penyebaran, tanpa perlu memberitahu kepada pihak kami. Anda digalakkan untuk memaparkan sumber asal bahan tersebut.
E-mel :@gmail.comatau Facebook :www.facebook.com/blogdetikislam