Monday, December 31, 2012

Sambut Tahun Baru adalah budaya Freemason

"The Roman ruler Julius Caesar established January 1 as New Year 's Day in 46 BC. The Romans dedicated this day to Janus, the god of gates, doors, and beginnings. The month of January was named after Janus, who had two faces - one looking forward and the other looking backward. "

Begitulah bunyi The World Book Encyclopedia tahun 1984, volume 14 halaman 237 ketika menjelaskan makna tarikh 1 Januari. Perayaan tahun baru 1 Januari mempunyai sejarah panjang di mana orang Rom mempersembahkan tarikh ini kepada Janus, dewa segala gerbang, pintu-pintu dan permulaan waktu.

Tidak hairan, bulan Januari diambil dari nama Janus sendiri iaitu dewa yang mempunyai dua wajah iaitu wajah yang menghadap ke masa depan dan wajah yang lain menghadap ke masa lalu.

Nama Dewa Janus tidaklah asing dalam kesusasteraan paganisme. Ia adalah sembahan kaum penyembah syaitan sejak zaman Yunani kuno. Sejarah pemuliharaan budaya penyembah syaitan ini pun sudah ada semenjak zaman Hermaic (3600 SM) dan dikawal oleh kumpulan paganisme Freemason. Freemason sengaja menyuburkan budaya ini agar manusia bertauhid mampu mengalihkan perhatiannya dari agama kearah penyembahan satanisme.

Maka jika kita melihat perayaan tahun baru, maka di situlah kita dapat melihat nilai-nilai Yahudi di dalamnya. Meniup trompet misalnya, terompet adalah alat ciptaan Yahudi. Budaya meniup trompet ini merupakan budaya masyarakat Yahudi ketika menyambut kedatangan Rosh Hasanah atau tahun baru Taurat yang jatuh pada bulan ketujuh atau tarikh 1 bulan Tishri dalam kalendar Ibrani kuno

Hal ini pun terpampang dalam Alkitab Imamat 23; 24
"Katakanlah kepada orang-orang Isra'el, begini: Dalam bulan yang ketujuh, pada tanggal satu bulan itu, kamu harus mengadakan hari cuti penuh yang diperingati dengan meniup serunai (trompet), yakni hari pertemuan kudus" (Imamat 23:24)
Pada malam tahun baru, masyarakat Yahudi melakukan muhasabah diri dengan tradisi meniup shofarot sebuah alat muzik jenis trompet. Bunyi Shofarot adalah sama bunyinya dengan terompet kertas yang dibunyikan kebanyakan penyambut di malam Tahun Baru.

Sebenarnya Shofarot sendiri dikelaskan sebagai trompet. Terompet dianggarkan sudah wujud sejak tahun 1500 sebelum Masihi. Pada awalnya, alat muzik jenis ini digunakan untuk keperluan ritual agama dan juga digunakan dalam ketenteraan ketika berperang. Kemudian terompet dijadikan sebagai alat muzik pada masa pertengahan Renaisance hingga kini.

Sekarang ini, kumpulan Freemason terus mengadakan perayaan menyambut tahun baru. Para masonik di belahan dunia dikhabarkan sudah berkumpul di beberapa tempat untuk menyambut tahun baru ini.

Mereka bersedia memasuki gerbang tahun 2013 untuk mempersiapkan The New World Order. "Happy New Year 2013 to all Freemason in the world," laporan dari laman Masonictimes.

4 Responses to “Sambut Tahun Baru adalah budaya Freemason”

  • January 1, 2013 at 1:01 AM
    Yang aku sedih skg PAS bersama PR pun sambut tahun baru 2013..walaupun xde aktivti maksiat..bagi aku kita sebagai umat islam x yah sambut trus la tahun baru 2013..bukankah kita umat islam sudah ada tahun hijrah..makin lama makin sikit demi sedikit kita mengikuti telunjuk zionis freemason..dalam sedar atau tidak..ini hanya satu peringatan utk semua..harap2 maaf jika tersalah silapp..niat aku hanya utk menegur..
  • Diorg anjur bukan nk sambut tahun baru.. diorg buat utk elakkan org2 muda pergi tmpat maksiat yg lain.. lain kali pergi dulu baru la komen. Diorg ada alasan jugak buat mcm tu. Dgr dulu baru bleh wat kesimpulan..
  • January 1, 2013 at 9:01 PM
    itu majlis ilmu la broo...bkn sambut tekinja2..xtaw jgn ckp broo..
  • January 5, 2013 at 3:57 AM
    Berikut beberapa opini tentang perayaan tahun baru 2013 di dunia Islam, alasan yang melarang umat Islam merayakan.

    1. Perayaan Malam Tahun Baru Adalah Ibadah Orang Kafir

    Bahwa perayaan malam tahun baru pada hakikatnya adalah ritual peribadatan para pemeluk agama bangsa-bangsa di Eropa, baik yang Nasrani atau pun agama lainnya.

    Sejak masuknya ajaran agama Nasrani ke eropa, beragam budaya paganis (keberhalaan) masuk
    ke dalam ajaran itu. Salah satunya adalah perayaan malam tahun baru. Bahkan menjadi satu kesatuan dengan perayaan Natal yang dipercaya secara salah oleh bangsa Eropa sebagai hari lahir nabi Isa.

    Walhasil, perayaan malam tahun baru masehi itu adalah perayaan hari besar agama kafir.
    Maka hukumnya haram dilakukan oleh umat Islam.

    2. Perayaan Malam Tahun Baru Menyerupai Orang Kafir

    Meski barangkali ada yang berpendapat bahwa perayaan malam tahun tergantung niatnya, namun paling tidak seorang muslim yang merayakan datangnya malam tahun baru itu sudah menyerupai ibadah orang kafir. Dan sekedar menyerupai itu pun sudah haram hukumnya, sebagaimana sabda

    Rasulullah SAW:
    "Siapa yang menyerupai pekerjaan suatu kaum (agama tertentu), maka dia termasuk bagian dari
    mereka."

    3. Perayaan Malam Tahun Baru Penuh Maksiat

    Sulit dipungkiri bahwa kebanyakan orang-orang merayakan malam tahun baru dengan minum khamar, berzina, tertawa dan hura-hura. Bahkan bergadang semalam suntuk menghabiskan waktu dengan sia-sia. Padahal Allah SWT telah menjadikan malam untuk berisitrahat, bukan untuk melek sepanjang malam, kecuali bila ada anjuran untuk shalat malam.

    Maka mengharamkan perayaan malam tahun baru buat umat Islam adalah upaya untuk mencegah dan melindungi umat Islam dari pengaruh buruk yang lazim dikerjakan para ahli maksiat.

    4. Perayaan Malam Tahun Baru Adalah Bid’ah

    Syariat Islam yang dibawa oleh Rasulullah SAW adalah syariat yang lengkap dan sudah tuntas.
    Tidak ada lagi yang tertinggal.

    Sedangkan fenomena sebagian umat Islam yang mengadakan perayaan malam tahun baru masehi di masjid-masijd dengan melakukan shalat malam berjamaah, tanpa alasan lain kecuali karena datangnya malam tahun baru, adalah sebuah perbuatan bid’ah yang tidak pernah dikerjakan oleh Rasulullah SAW, para shahabat dan salafus shalih.

    Maka hukumnya bid’ah bila khusus untuk even malam tahun baru digelar ibadah ritual tertentu,
    seperti qiyamullail, doa bersama, istighatsah, renungan malam, tafakkur alam, atau ibadah
    mahdhah lainnya. Karena tidak ada landasan syar’inya.

    P/s:aku pun sokong PAS gak..tapi aku bukan sokong membabi buta..apa yang kurang dan silap kita sama2 tegur..itu je niat aku..



  • Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

    السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
    p/s: Jika ada diantara blogger yang ingin bertukar pautan link dengan detikislam.blogspot.com, boleh lah pm di facebook admin.

    Juga kepada blogger-blogger yang telah membuat pautan link detikislam di blog masing-masing tetapi admin masih tidak meletakkan pautan link blog saudara saudari, minta pm juga di facebook admin. Sekian, Terima Kasih

    Blog's stats Jumaat 30.12.2011 bersamaan 4 Safar 1433

    Back To Top
    Profile Picture
    ©1433 Hakcipta Tak Terpelihara
    Anda digalakkan untuk mengambil apa-apa bahan di dalam laman ini untuk tujuan penyebaran, tanpa perlu memberitahu kepada pihak kami. Anda digalakkan untuk memaparkan sumber asal bahan tersebut.
    E-mel :@gmail.comatau Facebook :www.facebook.com/blogdetikislam